Anak Bunuh Ibu Kandung di Sukabumi, Polisi Ungkap Fakta Mengerikan

Sementara itu, dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Nurul Aida Fathia mengatakan pada jasad korban ditemukan banyak luka serta memar di bagian bahu, wajah, dan leher.
Namun, luka yang menyebabkan kematian korban adalah luka tusukan sedalam kurang lebih 5-6 cm pada bagian leher. Diduga, RAa berulang kali memukul dan menusuk korban dengan garpu tanah.
"Berkas hasil autopsi ini sudah kami serahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Sukabumi untuk kepentingan penyidikan pihak kepolisian," ucapnya.
Dia menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan menunjukkan kematian korban belum satu hari atau sekitar 12 jam sebelum diautopsi. Itu dilihat dari kondisi jenazah seperti lebam dan kaku mayat.
Sebelumnya, RA tega membunuh ibu kandungnya yang sedang tidur di dalam kamar dengan menggunakan garpu tanah pada Senin (13/5) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kasus pembunuhan ini baru diketahui setelah RA mendatangi tetangganya pada Selasa (14/5) dan mengaku telah membunuh ibunya.(ant/jpnn)
Polisi ungkap fakta mengerikan tentang jasad Inas pada kasus anak bunuh ibu kandung di Sukabumi. Begini hasil autopsi.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Mayat Wisatawan Bekasi yang Tenggelam di Pantai Ujung Genteng Ditemukan
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?