Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan, Terancam 20 Tahun Penjara
jpnn.com, MAJALENGKA - Irfan Nuralam, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, ditahan polisi atas kasus penembakan yang dilakukan kepada seorang kontraktor.
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono menyatakan, pada Sabtu (16/11) pukul 00.10 Irfan telah resmi ditahan dan saat ini sudah berada di ruang tahanan.
"Kami laksanakan pemeriksaan tersangka dan pada (Sabtu, 16/11) pukul 00.10 WIB, tersangka resmi kami tahan di rutan Mapolres Majalengka," kata Mariyono, Sabtu.
Barang bukti yang disita dari tersangka Irfan, lanjut Mariyono, yaitu satu pucuk senjata api pistol kaliber 9 mili, enam butir peluru karet yang tersisa, buku kepemilikan senjata dan kartu pas.
"Barang bukti lainnya yaitu hasil visum dari korban yang telah diserahkan kepada penyidik," katanya.
Menurut Mariyono, tersangka terancam 20 tahun penjara atas aksi penembakan. "Ancaman hukuman 20 tahun penjara," sambungnya.
Ancaman hukuman tersebut dikarenakan tersangka Irfan melanggar Pasal 170 jo Undang-Undang Darurat Pasal 1 ayat 1 tahun 1951 tentang Penyalahgunaan Senjata Api.
"Yang bersangkutan secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 170 Jo UU darurat Pasal 1 ayat 1 tahun 1951," ujarnya. (antara/jpnn)
Irfan Nuralam, anak Bupati Majalengka terancam 20 tahun penjara atas aksi penembakan kepada seorang kontraktor.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Cemburu hingga Soal Utang Jadi Motif Kasus Penembakan Siswi SMP di Semarang
- Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Penjaga Tanah di Palembang, Ini Kronologi dan Motifnya
- Kasus Penembakan di Tol Waru Sidoarjo, Polisi Menduga Pelaku Lebih dari Satu Orang
- Jasad Korban Penembakan di Kapuas Hulu Belum Diautopsi, Ini Alasannya
- Mantan Suami Dina Lorenza Jadi Tersangka Kasus Penembakan, Sebegini Ancaman Hukumannya
- Detik-Detik Ghatan Saleh Lakukan Penembakan Terhadap Seorang Warga di Jakarta Timur