Anak Dapat PR Menjawab Pertanyaan Dana Rp 6,7 T
Selasa, 15 Desember 2009 – 05:27 WIB

Sri Mulyani saat jumpa pers di gedung E Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (13/12). (foto: Raka Denny/Jawa Pos)
Terkait kabar bahwa dirinya dan Ani melarang anak-anak mereka menonton televisi, Tonny membantah. "Kami tidak pernah melarang anak-anak menonton TV, silakan saja. Bahkan, di rumah, kami langganan enam koran. Isinya kan macam-macam dan anak-anak juga biasa baca," tegasnya.
Saat ini, pasangan Tonny Sumartono dan Ani dikaruniai tiga anak, putra-putri. Yakni, Dewinta Illinia, 19, kini kuliah di Australia jurusan perdagangan dan hukum; Adwin Haryo Indrawan, 15, siswa SMA Al Azhar Jakarta; dan Luqman Indra Pambudi, 12, siswa SMP Lab School Jakarta.
Namun, lanjut Tonny, dirinya dan istri sudah punya strategi untuk membentengi anak-anaknya dari isu-isu miring seputar skandal Century yang melibatkan Ani. Yakni, melakukan klarifikasi. "Kebiasaan di (keluarga) kami, kalau ada hal-hal yang menyangkut ibunya, ya langsung ditanyain. Jadi, tinggal dijelasin, ooo... ini nggak bener, yang bener ini lho... Jadi, anak-anak juga sudah paham dan tahu bahwa ibunya nggak salah," ceritanya.
Tonny pun menceritakan kejadian lucu saat anaknya yang SMA menunjukkan PR (pekerjaan rumah) yang soalnya tentang berapa dana talangan (bailout) yang dikeluarkan pemerintah dalam kasus Bank Century. "Jelas dia bisa jawab. Lha tiap hari baca dan diterangin ibunya," ujarnya lantas tertawa.
Nama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani belakangan ini sering dipojokkan dalam skandal Bank Century. Bahkan, tak sedikit yang menuntut dirinya
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara