Anak Usia 18 Tahun Bunuh Ibu Kandung Pakai Sabit dan Bendo

“Pengakuan tersangka, dia mendengar bisikan dari sosok tak kasatmata untuk membunuh ibunya,” ujar AKP Supardi di TKP.
Hasil pengembangan, ditemui fakta tersangka sempat mendapat perawatan di rumah sakit jiwa (RSJ).
Tersangka yang diduga memiliki gangguan kejiwaan pernah menjalani perawatan di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM). “Untuk memastikannya, kami akan lakukan pemeriksaaan kejiwaan tersangka,” ujarnya.
Tersangka pembunuhan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pekalongan Selatan untuk dimintai keterangan. Namun kondisinya masih sulit diajak berkomunikasi.
Polisi juga telah mengamankan barang bukti di antaranya sebilah sabit dan bendo. Pemeriksaan tersangka akan melibatkan psikolog ataupun dokter spesialis jiwa untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. (ysp/radarbogor)
Mendapati aksi kejinya kepergok, tersangka melarikan diri namun langsung dikejar saksi. Aksi pengejaran itu juga dibantu anggota keluarga yang lain.
Redaktur & Reporter : Adek
- Program Desalinasi Gubernur Jateng Berhasil, 250 KK di Pekalongan Menikmati Air Minum Gratis
- TNI AL Mengevakuasi 2 Orang Korban Terdampak Tanah Longsor di Pekalongan
- Korban Jiwa Longsor di Pekalongan Bertambah Jadi 25 Orang
- Update Longsor di Pekalongan, Korban Jiwa Bertambah
- Longsor & Banjir di Pekalongan, BNPB Minta Pemda Siapkan Penanganan Pascabencana
- Hari Ketiga Pencarian Korban Longsor di Pekalongan, Ribuan Tim SAR Dikerahkan