Analisis Ekonom Indef soal Saham EMTK Anjlok
Senin, 16 September 2019 – 01:21 WIB

Bursa Efek Indonesia. Foto dok Yessy Artada/jpnn.com
Dia memperkirakan hanya akan ada satu atau dua pemain besar yang bisa bertahan. Adapun lainnya akan diakusisi, merger atau tutup.
Menurutnya, investor memiliki limit dalam berinvestasi. Di sisi lain, negara asal investor sedang mewaspadai resesi ekonomi.
"Pastinya akan berpengaruh ke suntikan modal yang disalurkan, entah secara langsung ke BulaLapak atau lewat EMTK," kata Bhima.
Dia menambahkan, ada kekhawatiran BukaLapak bernasib sama seperti Uber di Indonesia yang harus merger ke perusahaan transportasi online yang lebih besar.
"Bisa jadi, kalau investornya sudah tidak kuat menyuntik modal, dia akan merger atau dijual ke perusahaan e-commerce yang lebih besar," pungkasnya. (jos/jpnn)
Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk menurun 8,2 persen pada penutupan sesi perdagangan Jumat (13/9).
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- BUKA Beberkan Bukti dalam Sidang Lanjutan PKPU Melawan Harmas Jalesveva
- INDEF: Penghentian PSN Tanpa Kajian Bisa Merusak Kredibilitas Pemerintah
- Hilirisasi Tembaga Jadi Langkah Strategis Memperkuat Industri Nasional
- Bukalapak Resmi Mengajukan Permohonan PKPU terhadap Harmas
- Bukalapak Berkomitmen Perkuat Bisnis Investasi Lewat BMoney
- Wujudkan Pertumbuhan 8%, Indonesia Butuh Investasi Rp 7.000 Triliun Per Tahun