Anas Dukung Sayembara Perburuan Nazaruddin
Sabtu, 16 Juli 2011 – 11:11 WIB

Anas Dukung Sayembara Perburuan Nazaruddin
“Tapi sesungguhnya yang paling baik adalah kesadaran Nazaruddin sendiri untuk segera pulang ke Indonesia guna menjalani proses hukum dan menjelaskan semua data dan bukti yang disampaikannya lewat BBM,” ujarnya.
Baca Juga:
Namun, Anas dengan nada tegas membantah semua tuduhan yang diungkapkan Nazar lewat BBM ke media massa terhadap dirinya. Terutama adanya dana Rp 7 miliar yang mengalir ke tim pemenangan Anas saat Kongres Partai Demokrat di Bandung beberapa waktu lalu, dimana uang itu berasal dari uang fee proyek wisma atlet SEA Games, yang kini kasusnya sedang ditangani oleh KPK.
“BBM-nya keliru semua kok. Keliru semua. Kan sudah saya bantah. Bukan hanya saya yang bantah. Tetapi biarkan menjadi proses hukum. Kan sudah ada laporan ke polisi, jadi tidak perlu ribut-ribut di media, kan tidak baik,” tegasnya.
Mengenai adanya wacana Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) DPP PD akan dijadikan ajang melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menggulingkan kepemimpinan Anas Urbaningrum, dikarenakan menerima dana suap, Anas sambil bercanda santai membenarkan hal itu. “Ada, ada KLB. Tapi tunggu dulu, KLB nya adalah Kompak Luar Biasa,” canda Anas tersenyum yang kemudian disambut tawa wartawan.
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menyambut baik adanya sayembara yang dilakukan oleh LSM Lumbung Rakyat Indonesia (LIRA)
BERITA TERKAIT
- Inilah Daftar Kebijakan Prorakyat Presiden Prabowo, Sikap F-PKS Jelas
- Begini Instruksi Megawati untuk Kepala Daerah PDIP yang Ikut Retret
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai
- Megawati Keluarkan Instruksi Lagi, Khusus untuk Kepala Daerah yang Belum Ikut Retret
- Serap Aspirasi Warga, Alia Laksono Hadiri Musrenbang Kecamatan Duren Sawit
- PDIP Tegaskan Instruksi Megawati Terkait Retret Kepala Daerah