Anas Tolak Gubernur Ditunjuk Presiden
Kamis, 14 Juli 2011 – 07:08 WIB

Anas Tolak Gubernur Ditunjuk Presiden
SURABAYA - Wacana gubernur tak perlu dipilih langsung alias ditunjuk saja oleh presiden kemarin dibahas para tokoh dan pakar di seminar yang dihelat The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP). Hampir semua pembicara tidak setuju jika gubernur ditunjuk langsung. Acara yang merupakan rangkaian Otonomi Awards 2011 itu dilaksanakan di The Empire Palace, Surabaya.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, sebelum berbicara tentang setuju atau tidak setuju soal penunjukan gubernur oleh presiden, ada satu hal yang harus diperhatikan. Yakni, posisi gubernur. Menurut dia, jika gubernur diposisikan sebagai kepala daerah dan kepala wilayah seperti sekarang, ide bahwa gubernur seharusnya diangkat oleh presiden menjadi tidak relevan.
Kecuali, ada kesepakatan soal perubahan konsensus bahwa gubernur merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat dan bukan dalam konteks mengimplementasikan otonomi daerah. Namun, merealisasikan itu juga tidak mudah. Sebab, hal itu membutuhkan amandemen konsensus.
Karena itu, menurut Anas, saat ini lebih baik fokus pada penguatan sistem yang sudah berlaku. Yakni, gubernur dipilih secara langsung melalui pilkada. "Nah, jika kemudian ada banyak kelemahan, pelaksanaan sistem itu harus diperbaiki," paparnya.
SURABAYA - Wacana gubernur tak perlu dipilih langsung alias ditunjuk saja oleh presiden kemarin dibahas para tokoh dan pakar di seminar yang dihelat
BERITA TERKAIT
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini