Ancaman Penjara Bagi 'Influencer' di Australia yang Berbagi Tips Keuangan Tanpa Lisensi

Angel mengatakan anak-anak muda berlomba-lomba mengikuti 'finfluencer' karena mahalnya biaya untuk mendapatkan nasihat dari penasihat keuangan yang berlisensi.
"Dewan Jasa Keuangan baru-baru ini memperkirakan biayanya lebih dari AU$5.000," katanya.
"Generasi muda suka berinvestasi, tetapi mereka haus akan pengetahuan."
Marissa Broome, ketua Asosiasi Perencanaan Keuangan Australia, setuju jika nasihat keuangan dari pakar berlisensi dan berkualifikasi harus lebih mudah diakses, termasuk untuk kalangan muda.
"Untuk negara yang kaya dan memiliki sistem pensiun yang baik, kita memiliki literasi keuangan yang sangat rendah," katanya.
"Tapi perlu ada beberapa tingkat perlindungan konsumen."
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.
Para 'influencer' Australia sudah tidak bisa sembarangan memberi nasihat keuangan di sosial media, apalagi mengarahkan 'followers' bergabung ke platform tertentu
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana