Angela Tanoesoedibjo: Teknologi Digital Partner Industri Kreatif

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan ekonomi kreatif di era industri 4.0.
"Pemerintah akan terus mendorong bagaimana industri kreatif berkembang dengan teknologi. Teknologi adalah partner dari industri kreatif," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam talkshow di Gebyar Karya Pertiwi 2019 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (13/11/2019).
Dukungan pun diberikan kepada Dharma Pertiwi, organisasi istri prajurit TNI, yang meluncurkan platform e-commerce Ladara Indonesia.
Ladara yang merupakan singkatan Laut Darat Udara menjadi wadah bagi masyarakat, terutama ibu-ibu dari keluarga besar TNI untuk memasarkan produk kreatifnya.
"Saya sangat mengapresiasi usaha untuk go digital ini. Ini langkah awal yang sangat baik untuk meningkatkan ekonomi di daerah-daerah," kata Angela.
Anggota termuda dalam Kabinet Indonesia Maju itu mengungkapkan, teknologi digital bisa bermanfaat bila SDM mampu mengelolanya dengan baik.
"Pemerintah pun akan mendorong SDM tersebut untuk lebih fasih lagi menggunakan digital," katanya.
Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan saat memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan industri kreatif. Pertama, terkait copyright atau hak cipta.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan ekonomi kreatif di era industri 4.0.
- Ibas Sebut Seni Ilustrasi Berpotensi Mendorong Perekonomian
- Komitmen Perkuat Industri Kreatif, Nuon Ramaikan Bioskop Asia Lewat Film Anak Kunti
- Pengembangan Data Center Mendukung Perkembangan AI di Sektor Kesehatan
- PNM Mekaar Dorong Industri Kreatif Daur Ulang di Makassar
- Gandeng Kemenkraf, Backstagers Indonesia Siap Terapkan Standar Event Global
- Sandang Gelar LL.M dari Kampus Top, Fidela Gracia: Terima Kasih President University