Anggota DPD RI Lia Istifhama Sebut Presiden Prabowo Akomodatif Soal Polemik LPG 3 Kg

jpnn.com, JAKARTA - Keputusan Presiden Prabowo terkait diperbolehkannya pengecer menjual LPG 3 Kg, memantik respons positif publik, tak terkecuali senator Jawa Timur Lia Istifhama.
Sekalipun izin ini memiliki ketentuan tertentu, namun bagi anggota DPD RI yang dikenal dengan tagline peran Cantik itu menyebut keputusan tersebut sebagai kebijakan positif yang menunjukkan karakter pemimpin akomodatif.
“Langkah responsif pemerintah untuk memberikan ruang bagi pengecer gas melon LPG 3 Kg menunjukkan sikap pemimpin yang akomodatif dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini menunjukkan, tidak butuh waktu lama bagi pemerintah untuk merespons apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujar Ning Lia sapaan akrabnya pada Rabu (5/2/2025).
Menurut Ning Lia, kebijakan yang akomodatif penting untuk membangun hubungan emosional pemerintah dengan rakyat.
“Ada istilah immediacy, yaitu hubungan emosional atau komunikasi interpersonal. Hal ini terjawab ketika kebijakan strategis sesuai harapan rakyat. Dan, polemik yang sempat terjadi, tentu momentum betapa masyarakat saat ini memang lebih kritis. Hal ini positif jika kita lihat dari sisi positif,” ujar Ning Lia.
Dia mencontohkan ketika penjualan LPG bersubsidi bisa tetap di pengecer, maka potensi monopoli akan teredam karena banyak pihak di dalam pendistribusian.
Namun, jika mengerucut pada pangkalan resmi, kita patut khawatir monopoli terjadi akibat masyarakat yang memiliki tabung gas banyak di rumahnya, pasti mampu memborong pengisian LPG sehingga yang memiliki 1 tabung gas, berpotensi menjadi pihak yang dirugikan.
Padahal, kata dia, yang memiliki satu tabung gas saja, itulah yang biasanya dari kelas sosial ekonomi rendah, mereka yang butuh, terbukti hanya 1 tabung gas.
Keputusan Presiden Prabowo terkait diperbolehkannya pengecer menjual LPG 3 Kg, memantik respons positif publik, tak terkecuali senator Jawa Timur Lia Istifhama.
- Apresiasi Prabowo Undang Pandawara Group, Eddy: MPR Siap Kolaborasi Atasi Darurat Sampah
- Serap Gabah Rp 6.500 Bukan Omong Kosong, Tani Merdeka: Terima Kasih, Presiden Prabowo
- Ray Dalio Sebut AI Teknologi Dahsyat, Sony Subrata: Indonesia Harus Tanggap
- Sederet Kiprah Maung: dari Mobil Dinas Presiden Prabowo hingga Dipakai Paus Fransiskus
- RAFI 2025: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Cek Langsung Stok dan Kualitas BBM di Baubau
- Bersepatu Bot, Prabowo Datangi Korban Banjir di Bekasi, Lihat