Anggota KPU Kepahiang Ditusuk, Biaya Berobat Tanggung Sendiri

jpnn.com - JAKARTA – Nasib komisioner KPU Kepahiang, Bengkulu, Windra Purnawan benar-benar nahas. Pria yang ditusuk orang tak dikenal itu harus menanggung sendiri biaya pengobatannya. Pasalnya, tidak ada asuransi yang memproteksi seluruh penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas.
“Perkiraan kami iya (Windra menanggung biaya pengobatannya sendiri,red). Karena tidak ada dalam budget kami untuk soal beginian. Kalau PNS mungkin ada proteksinya, kalau komisioner tidak ada,” ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, Selasa (8/9).
Menurutnya, seluruh petugas penyeleggara pemilu di lapangan tidak memiliki asuransi atau jaminan kesehatan lain, karena dianggap anggarannya telah termasuk dalam honorarium yang diterima.
“Kalau yang lain (penyelenggara negara,red) itu ada. Karena itu kami ingin tanyakan lagi (ke pemerintah,red). Bagaimana kalau orang bekerja kemudian ada kecelakaan seperti ini, terus tidak ada pelindungnya, siapa yang akan membiayai,” ujar Hadar.
Menurut Hadar, pihaknya akan memertanyakan kembali soal jaminan kesehatan ke pemerintah, karena sebelumnya telah dibicarakan dan telah memeroleh lampu hijau. Namun sampai sekarang tidak juga terealisasi.
“Itu juga pernah kami ajukan waktu ketika berbicara dengan wakil presiden. Kami ingin tanyakan lagi. Dengan peristiwa ini semakin yakin bahwa proteksi ini perlu. Baik itu dari segi keamanan (penyelenggara, red), kemudian dari segi keselamatan fisiknya kalau ada kecelakaan atau tindak kekerasan,” ujar Hadar. (gir/jpnn)
JAKARTA – Nasib komisioner KPU Kepahiang, Bengkulu, Windra Purnawan benar-benar nahas. Pria yang ditusuk orang tak dikenal itu harus menanggung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Taj Yasin Ikut Retret di Akmil Magelang dengan Semangat Bangun Jawa Tengah
- Direktur PT NWR Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Tragis di Sungai Segati
- Konsumen Bisa Ajukan Gugatan soal BBM Oplosan
- Masyarakat Keberatan Kenaikan 71,3% Tarif PAM Jaya, Francine PSI Surati Gubernur Jakarta
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen 156 Ton Jagung
- Ops Keselamatan Lodaya 2025: Angka Kecelakaan Naik 100 Persen