Anggota Panja: Indonesia Masih Butuh Honorer K2

jpnn.com - JAKARTA--Anggota Panja Honorer K2 Komisi II DPR RI Amran menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan tenaga honorer kategori dua (K2). Pasalnya, Indonesia masih kekurangan tenaga pendidikan dan kesehatan.
"Kalau kita lihat kondisi di lapangan, banyak sekolah yang diisi oleh tenaga honorer K2. Yang PNS justru sangat kecil," kata Amran dalam diskusi tentang honorer di Jakarta, Sabtu (13/2).
Bila pemerintah mencampakkan honorer K2, itu menjadi suatu kesalahan. Yang dilakukan pemerintah seharusnya mengangkat honorer K2 menjadi CPNS.
"Kami sudah melakukan rapat internal Komisi II DPR RI untuk membuat rapat gabungan dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum-HAM, KemenPAN-RB, BKN, LAN. Ini untuk memetakan masalah dan dicari solusi penyelesaian honorer K2," kata politikus PAN ini. (esy/jpnn)
JAKARTA--Anggota Panja Honorer K2 Komisi II DPR RI Amran menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan tenaga honorer kategori dua (K2). Pasalnya,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Lari jadi Tren di Masyarakat, Waka MPR: Harus Didukung Upaya Wujudkan Udara Bersih
- Pemprov Jateng Berkomitmen Berikan Tali Asih Bagi Anak-anak Penghafal Al-Qur'an 30 Juz
- Honorarium Honorer di Bawah Rp 500 Ribu, Gaji PPPK Paruh Waktu Piro?
- Nakhodai IKA PMII, Fathan Subchi Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Honorer di Jabatan Tampungan Diangkat PPPK Tahap 2? Info BKN Bikin Degdegan
- Wamenag Minta PUI Inisiasi Silaturahim Akbar Ormas Islam