Anggota Perguruan Silat Meresahkan Warga, Langsung Ditangkap Polisi, Kepala Digunduli
Selasa, 22 Maret 2022 – 22:08 WIB

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto saat menampilkan barang bukti pengroyokan beserta pelaku yang digunduli, Selasa (22/3/2022) (ANTARA/HO - Joko Pramono)
Menurut Handono, tindak pidana pengeroyokan oleh anggota perguruan silat biasanya diawali dengan pesta minuman keras.
“Ketika ada orang lewat dengan menggunakan atribut perguruan silat lainnya, maka akan diumpat sehingga memancing emosi,” beber kapolres.
Perwira menengah Polri ini menyebut atribut silat hanya boleh dipakai saat latihan.
“Sedangkan di luar latihan tidak diperbolehkan memakai atribut beridentitas perguruan silat tertentu,” pungkas kapolres. (antara/jpnn)
Polres Tulungagung menangkap enam orang anggota perguruan silat yang membuat resah dan melakukan pengeroyokan.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
BERITA TERKAIT
- Detik-Detik Pemotor Tewas Terjepit Badan Truk di Tulungagung, Innalillahi
- 4 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pengeroyokan di Kelapa Gading
- 2 Anggota Perguruan Silat di Blitar Diciduk Polisi, Kasusnya Bikin Malu
- Sejumlah Pendekar di Jalan Sok Jagoan, Ditangkap Polisi Langsung Terdiam
- Oknum Pendekar Berpakaian Hitam Keroyok Pemuda Hingga Babak Belur di Jombang
- Peristiwa Pengeroyokan Diduga Melibatkan Pendekar, Videonya Viral