Angka Harapan Hidup Australia Naik ke Peringkat Tiga, Menyusul Monako dan Jepang

Ibu Scout, Bridget McTaggart optimistis terhadap masa depan anaknya.
"Saya berharap umurnya panjang, saya cuma bisa membayangkan waktu dia sudah tua, usianya mungkin lebih dari 100 tahun," kata Bridget.
"Kita sangat beruntung hidup di negara ini, terutama dengan sistem kesehatan yang demikian baik."
Profesor Romo mengatakan kesenjangan angka harapan hidup antara laki-laki dan perempuan terjadi "di seluruh negara di dunia", tapi terbanyak adalah 12 tahun di Rusia.
"Alasannya karena di setiap usia kehidupan perempuan melebihi laki-laki, angka kematian laki-laki hampir selalu lebih tinggi di setiap usia," katanya.
"Remaja laki-laki lebih mudah mengambil risiko dibanding perempuan," ujarnya.
Tapi menurut Direktur Demografi ABS Emily, kesenjangan ini perlahan mengecil.
Masih ada 'kesenjangan besar' di komunitas Aborigin
Sayangnya, statistik terbaru tersebut tidak mencatat angka harapan hidup warga Aborigin di Australia dengan informasi yang akan diterbitkan pada November 2023.
Angka kehidupan hidup Australia kini berada di posisi ketiga dunia dengan rata-rata 84,32 tahun
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Momen Santap Lebaran, Pakar Gizi Ingatkan Hal Penting Ini