Angka Perceraian di Batam Tinggi, Dipicu Orang Ketiga dan Faktor Ekonomi

"Terbinanya kehidupan rumah tangga sangat bergantung pada pembekalan awal sebelum calon pengantin melangsungkan pernikahan," jelasnya.
Sementara, Humas Pengadilan Agama Kelas 1A Batam, Bernawi mengatakan Januari hingga Mei tercatat 900 lebih pasangan mendaftarkan diri untuk bercerai. Jumlah ini pun mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama.
BACA JUGA: Polri Klaim Kecelakaan Selama Operasi Ketupat 2019 Turun 65 Persen
"Meskipun tak banyak, kenaikan ada. Sebagian sudah ada yang putus, sebagian lagi masih sidang dan proses administrasi," ujar Bernawi.
Berdasarkan data, penyebab perceraian masih disebabkan faktor ekonomi hingga orang ketiga. Perempuan juga lebih mendominasi sebagai pihak yang mendaftarkan perceraian.
"Dilihat dari sidang, rata-rata yang mengajukan perceraian, usia pernikahan mereka masih sangat muda. Banyak yang menikah usia muda dan diperkirakan emosional mereka belum stabil," pungkas Bernawi.(she)
Angka peceraian di Batam ternyata cukup tinggi. Selama Januari hingga Mei saja tercatat lebih kurang 900 pasangan telah mendaftarkan peceraian di Pengadilan Agama Batam.
Redaktur & Reporter : Budi
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap II Batam, 322 Pelamar tak Lulus
- Ingin Jadikan Batam Pusat Investasi, Komisi VI DPR Bentuk Panja
- Balap Liar Kian Meresahkan, Polda Kepri Bertindak