Anies Baswedan: Sebentar, Ini Selalu Sensitif
Rabu, 25 Oktober 2017 – 16:19 WIB

Rumah Tidak Layak Huni. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com
"Sebentar. Ini selalu sensitif. Kenapa? Karena begitu dengar pindah, tiga meter pun pindah. Satu kilometer, 30 kilometer pindah. Tapi intinya bagaimana mereka tatap bisa memiliki penghidupan. Jadi tiap-tiap tempat pasti beda-beda. tidak ada satu rumus untuk semua," jelas Anies.
Dia menambahkan, penataan kampung kumuh itu akan sukses ketika warganya mendapat penghidupan yang lebih baik setelah kampungnya ditata.
Sebab, tujuannya bukan kampungnya atau bangunannya, tapi bagaimana masyarakatnya hidup lebih sehat dan sejahtera.(fat/jpnn)
Anies Baswedan mengatakan, penataan kampung kumuh itu akan sukses ketika warganya mendapat penghidupan yang lebih baik setelah kampungnya ditata.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus