Anies Berkomitmen Segarkan Pramuka
Rabu, 27 Mei 2015 – 07:44 WIB

Mendikbud Anies Baswedan. FOTO: dok/jpnn.com
Pada tahun pertama, Scouts Challenge di Jawa Timur diikuti 200 ribu peserta. Berikutnya, jutaan siswa diyakini akan mengikuti ISC. Kakwarnas Adhyaksa Dault mendukung penuh rencana itu.
Baca Juga:
Scouts Challenge lebih menarik untuk para siswa karena kemasan yang fun. Selain itu, juara program tersebut akan diterbangkan ke Amerika Serikat.
Anies menerangkan, di sekolah saat ini memang ada materi Pramuka. "Tetapi, implementasinya perlu diperbaiki," tandasnya. Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu menuturkan, ada dampak negatif ketika Pramuka diwajibkan dalam Kurikulum 2013. Yakni, ada guru-guru atau pembimbing Pramuka yang tidak memahami kepramukaan.
"Jadinya, Pramuka itu mencatat terus. Teori-teori tali-temali dicatat terus. Siswa menjadi bosan," ungkapnya. Anies sempat bertanya langsung kepada salah seorang guru Pramuka di Jakarta. Ternyata, sang guru tidak memiliki atau menguasai dasar-dasar kepramukaan, tetapi dipaksa menjadi guru Pramuka karena Pramuka diwajibkan.
JAKARTA - East Java Scouts Challenge (EJSC) yang akan dikembangkan menjadi Indonesia Scouts Challenge (ISC) mendapatkan perhatian dari Menteri
BERITA TERKAIT
- Guru Vokalis Band Sukatani Dipecat, P2G Marah Besar
- Peduli Kesehatan Mental Pelaut, PIS Gandeng Federasi Internasional
- Lari jadi Tren di Masyarakat, Waka MPR: Harus Didukung Upaya Wujudkan Udara Bersih
- Pemprov Jateng Berkomitmen Berikan Tali Asih Bagi Anak-anak Penghafal Al-Qur'an 30 Juz
- Honorarium Honorer di Bawah Rp 500 Ribu, Gaji PPPK Paruh Waktu Piro?
- Nakhodai IKA PMII, Fathan Subchi Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045