Anies Ingin Setop Diplomasi Transaksional dan Jadikan Indonesia Penentu Agenda Global

jpnn.com, JAKARTA - Sebagai sebuah negara besar dengan berbagai macam potensinya, Indonesia harus berperan lebih aktif dalam konstalasi global.
Hal tersebut disampaikan oleh Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan di hadapan para peneliti dan duta besar negara sahabat dalam kegiatan Diskusi Panel Centre for Strategic and International Studies (CSIS), di Pakarti Center Building, Rabu (8/11).
Anies memandang bahwa perlu perubahan terhadap mindset seluruh komponen bangsa bahwa setiap dari kita harus menyadari bahwa kita warga tiga dunia, antara lain warga daerah, warga indonesia/nasional, dan warga dunia.
Dengan begitu Indonesia akan lebih berperan aktif dalam konstalasi global.
“Bahwa kebijakan luar negeri kita perlu diperluas, kita perlu lebih proaktif lagi, bukan saja terkait yang dikerjakan Kemenlu, tapi juga oleh seluruh komponen bangsa,” ucap Anies
“Kita perlu bangun kesadaran kolektif bahwa kita adalah warga dunia, sehingga ruang partisipasi bangsa Indonesia itu mendunia artinya ketika di luar sana ada krisis kita ikut hadir untuk membantu, ada perhelatan kita hadir berpatisipasi, jadi kita datang sebagai anggota atau warga dunia,” tambahnya
Bahkan Anies menceritakan bagaimana sejarah KTT Asia Afrika yang menjadi referensi penelitian akademik duta besar Kanada.
KTT tersebut juga masih diperbincangkan lintas waktu lintas generasi.
Anies memandang bahwa ke depan bangsa Indonesia harus memulai menawarkan kekuatannya kepada dunia, sehingga dapat melahirkan diplomasi yang sifatnya transaksi
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus