Anies Jenguk Penulis Sejarah Tionghoa di Indonesia

jpnn.com - JAKARTA - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi penulis sejarah Tionghoa di Indonesia Benny G Setiono, yang kini tengah terbaring di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Kamis (20/10). Kunjungan dilakukan usai memimpin deklarasi "Salam Bersama" di Bilangan Menteng.
"Semoga lekas sembuh Pak Benny," ujar Anies didampingi pengurus pusat Perhimpunan Tionghoa Indonesia (Inti) Bambang Sunarko.
Anies dan Benny terpisah usia lebih dari seperempat abad. Namun Anies yang kini berusia 47 tahun dan Benny yang 73 tahun, sama-sama dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat.
Benny dikenal dengan karya monumentalnya, "Tionghoa dalam Pusaran Politik". Sebuah buku sejarah setebal lebih dari 1.100 halaman. Buku tersebut istimewa, karena ditulis oleh non-sejarawan. Namun menjadi bacaan wajib yang harus dimiliki para peminat sejarah panjang terbentuknya bangsa yang bila diumpamakan sebagai drama.
Salah satu berkisah mengenai peran etnis Tionghoa. Dalam buku tersebut, kisah Benny dan Anies bertemu. Terutama di halaman 448 ketika membahas mengenai Liem Koen Hoan, wartawan dan politikus pendiri Partai Tionghoa Indonesia (PTI) di masa pergerakan kemerdekaan.
Liem Koen Hoan dan Abdul Rahman Baswedan, kakek Anies Baswedan, pernah bergerak bersama di dunia pers dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Liem Koen Hoan mendirikan koran Sin Tit Po pada akhir 1929 sebagai pemimpin redaksi. Sedangkan AR Baswedan merupakan salah satu redakturnya bersama J.D. Syaranamual, Kwee Thiam Tjing, Chua Chee Liang, dan Pouw Kioe An.
AR Baswedan dan Liem Koen Hoan sama-sama memiliki visi untuk mengajak kalangan Arab dan Tionghoa berjuang. Karena telah menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang lahir, hidup, dan dikubur di tanah air.(gir/jpnn)
JAKARTA - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi penulis sejarah Tionghoa di Indonesia Benny G Setiono, yang kini tengah terbaring
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini