Animo jadi Guru Tinggi, LPTK Mutu Rendah Membludak
Rabu, 18 Januari 2012 – 20:17 WIB

Animo jadi Guru Tinggi, LPTK Mutu Rendah Membludak
JAKARTA--Hingga saat ini banyak bermunculan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang kurang bermutu. Pemerintah akan melakukanpembenahan Keberadaan LPTK, agar bisa menghasilkan lulusan yang baik.
"Mutu LPTK sekarang ini banyak yang kurang bermutu. Bahkan, ada LPTK yang menerima mahasiswanya asal-asalan tanpa ada seleksi yang ketat. Sehingga, mempengaruhi kualitas dan mutu lulusannya," ungkap Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Peningkatan Mutu Pendidikan (BP SDMP-PMP) Kemdikbud, Syawal Gultom mengakui di Jakarta, Rabu (18/1).
Syawal juga mengakui, banyaknya bermunculan LPTK saat ini hanya untuk menampung banyaknya masyarakat yang berminat menjadi tenaga pendidik atau guru. Apalagi, lanjut Syawal, pemerintah sudah memberikan tunjangan profesi bagi guru bersertifikasi. Ini mendorong tingginya animo masyarakat untuk menjadi guru. "Siapa yang tidak mau. Tunjangan profesi itu besarnya satu kali gaji guru. Hal itu juga mendorong tumbuhnya LPTK secara cepat," jelasnya.
Dijelaskan, tahun 2005 jumlah LPTK hanya 92 unit, kemudian bertambah menjadi 374 LPTK hingga sekarang. Tahun 2005, adalah saat keluarnya UU Guru dan Dosen, yang mengamanatkan adanya tunjangan sertifikasi bagi guru dan dosen.
JAKARTA--Hingga saat ini banyak bermunculan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang kurang bermutu. Pemerintah akan melakukanpembenahan
BERITA TERKAIT
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- LLDIKTI IV Percepat Kenaikan Puluhan Jabatan Dosen Universitas Kristen Maranatha
- Gelar Acara M3, Ganesha Operation Berbagi Strategi Jitu Masuk PTN Terbaik
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan