Anis Matta Sebut Banyak Pemimpin Pelawak yang Lahir Akibat Krisis di Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyebut ada tiga jenis pemimpin yang terlahir dalam kondisi krisis. Mereka adalah sosok pemimpin yang gagal, para pelawak, dan pembaharuan.
Menurut dia, Indonesia justru banyak menciptakan para pelawak ketika Indonesia diterpa krisis berkepanjangan.
"Bangsa ini yang paling banyak memproduksi anekdot, jadi, pelawak di muka bumi ini. Melahirkan para pelawak saat krisis," kata Anis Matta melalui keterangan pers yang dibagikan DPN Gelora, Kamis (26/5).
Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu mengatakan pemimpin jenis pelawak tidak memiliki solusi ketika negara dihantam krisis. Pemimpin jenis ini hanya bisa menertawakan krisis.
"Seorang pelawak akan melawan krisis yang semakin berat dengan menertawakan beban hidupnya, karena tidak mempunyai solusi apa pun untuk mengakhiri krisis," ungkap Anis Matta.
Dia pun tidak heran Indonesia selalu mengatasi masalah dengan masalah baru.
Mantan presiden PKS itu menilai para pemimpin di tanah air tidak punya solusi dalam mengatasi krisis.
"Lahirnya para pelawak di tengah krisis ini menunjukkan bahwa secara emosional, kognitif, dan psikologis tidak menyelesaikan krisis,. Karena krisis ini dianggap tidak terlalu berat, kita tertawain itu krisis," ujar Anis Matta.
Partai Gelora akan mendorong lahirnya pemimpin baru yang memiliki ide-ide segar membawa Indonesia selamat dari krisis.
- Besok, Partai Gelora Gelar Pelantikan Pengurus DPP dan DPW Periode 2024-2029
- Jokowi Cawe-Cawe di Pilpres 2024, Bukti Datang dari Prabowo
- Pernyataan Prabowo Menandakan Jokowi Memang Cawe-Cawe saat Pilpres 2024
- Pidato Prabowo Membuktikan Kebenaran Film Dirty Vote
- Simpatisan Gelora Laporkan Mardani PKS ke MKD: Dia Selalu Mengolok-olok
- Olok-olokan Mardani PKS kepada Partai Gelora Berpotensi Mengganggu Persatuan Umat Bela Palestina