Ansory Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan untuk Fakir Miskin

"Kalau data itu benar, pasti sudah ter-cover dalam PBI. PBI dianggarkan oleh negara," kata Sri Rahayu dalam rapat.
Dia menjelaskan dengan jumlah penduduk 269 juta jiwa, maka di APBN sudah dianggarkan untuk PBI sebanyak 94,6 juta.
"Artinya, 35 persen penduduk Indonesia yang di dalamnya fakir miskin, kalau data benar, pasti sudah masuk di dalamnya," ungkap politikus PDI Perjuangan itu.
Karena itu dia menegaskan bahwa tidak mungkin fakir miskin Indonesia itu mencapai 35 persen dari jumlah penduduk. "Karena di dalam data yang ada hanya di bawah sepuluh persen," lanjutnya.
Sementara, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan bahwa apa yang disampaikan akan menjadi catatan rapat paripurna.
"Untuk ditindaklanjuti dalam rapat konsultasi, atau diturunkan ke komisi terkait untuk membahas sehingga berkenan iuran BPJS kesehatan tidak naik Januari 2020," ungkap legislator Partai Golkar itu dari meja pimpinan.(boy/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Tolong pimpinan DPR, wahai presiden, wahai menteri terkait, batalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas III.
Redaktur & Reporter : Boy
- Keren, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik
- BPJS Kesehatan Semarang Pastikan Layanan JKN Berjalan Selama Libur Lebaran 2025
- BPJS Kesehatan Pastikan Mantan Pekerja Sritex Group Tetap Terlindungi JKN
- Admedika dan Great Eastern Life Indonesia Luncurkan AdClaim Optimalisasi Layanan BPJS
- Rapat Bareng DPR, Menkes Ungkap Alasan Perlunya Iuran BPJS Kesehatan Naik
- Begini Nasib Karyawati PT Timah Penghina Honorer Pengguna BPJS