Antar Jenazah, Dua Penumpang Speed Tewas

Sampai di lokasi kejadian, speedboat 200 PK Merk Famili, oleh Jul, warga Jalur 27, Kecamatan Muara Padang hendak keluar dari jalur. Namun saat bersamaan datang speed 40 PK hendak masuk ke jalur. Hingga kecelakaan tak adapat terhindarkan.
Akibatnya, speed 40 PK rusak parah di bagian depan hingga retak sampai tenggelam, sedangkan speedboat 200 PK Merk Famili hanya mengalami kerusakan ringan di bagian depan. "Kondisi speed 40 PK Mustika Raya rusak berat, sehingga tenggelam," katanya.
Saat ini pihaknya masih menggali informasi terkait kronologis kecelakaan. Serang Speed 40 PK masih mendapatkan perawatan di RS AK Gani, sedangkan serang speedboat 200 PK belum diketahui keberadaannya, pascamengantarkan korban kecelakaan itu ke rumah sakit.
"Belum diketahui apa penyebabnya, apakah human error dan lain sebagainya," katanya.
Ketika ditanya, apakah kemungkinan kabut asap, Suprawira mengungkapkan kalau hal tersebut kemungkinan kecil terjadi. Karena kejadian sudah cukup siang yaitu sekitar pukul 07.30 WIB. Masih kata Suprawira, kejadian ini ditangani oleh Ditpolairud Polda Sumatera Selatan. “Dan kita back up,” pungkasnya.
Terpisah Kasubdit Gakkum AKBP Richard Pakpahan membenarkan adanya kejadian tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. (qda/gti/ce1)
BANYUASIN - Belum sepekan kecelakaan tewas di perairan Sungai Musi, Selat Ajaran Lampu Putih, Desa Upang Jaya, Muara Telang, Banyuasin, Sumsel, berlalu.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- Detik-Detik Motor Terbakar di SPBU di Merangin, Lihat
- Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak Belum Ditemukan
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon