Antisipasi Situasi Krisis Keuangan, BRI-Citilink Kembali Jalin Kerjasama

jpnn.com - JAKARTA - Citilink Indonesia kembali melanjutkan kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerjasama dilakukan untuk memperluas layanan perbankan guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kedua perusahaan.
Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria mengatakan, melalui kerjasama ini, Citilink yakin BRI bisa memberikan layanan dan kemudahan perbankan yang optimal dalam proses penyediaan dana tunai di seluruh unit kerja perseroan.
“Citilink mengambil langkah ini sebagai antisipasi di tengah industri penerbangan yang kompleks dan memiliki risiko krisis yang tiba-tiba. Ini menjadi langkah strategis yang memang senantiasa diperlukan. Terlebih dalam menghadapi situasi bencana alam ataupun force majeure lainnya seperti gangguan kabut asap," ujar Mega di Jakarta, Jumat (9/10).
Adapun bentuk-bentuk layanan yang ditawarkan dalam kerjasama ini mencakup layanan total cash solution dalam bentuk cash card. Dengan menggunakan cash card BRI, Citilink bisa melakukan kontrol dan monitor kebutuhan keuangan di kantor cabang secara real time.
"Waktu layanan tersebut menyesuaikan dengan jam kerja dari unit weekend banking BRI," imbuh Corporate Secretary BRI Budi Satria.
Layanan lainnya adalah cash pick up di kantor cabang serta layanan tunai dari BRI terkait dengan dukungan kesiapan dana di kantor cabang untuk antisipasi saat terjadi berbagai gangguan penerbangan. Seperti delay, no operations, melalui weekend banking serta layanan tunai hari libur.
"Jadi pada akhir pekan ataupun pada hari libur, di mana masih cukup banyak penumpang yang mungkin meminta dilakukannya proses refund dalam bentuk uang tunai, BRI akan menyediakan," tandasnya. (chi/jpnn)
JAKARTA - Citilink Indonesia kembali melanjutkan kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerjasama dilakukan untuk memperluas layanan perbankan
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif