Antisipasi Teroris dari Filipina, Kapal Laut Bakal Dirazia

“Kita juga mengajak ustaz untuk meramaikan tausiyah ke masjid-masjid dengan memberikan pemahaman agama Islam yang benar untuk menangkal radikalisme merambah kepada umat yang akan direkrut oleh pihak teroris atau radikalisme,” ujarnya.
Sementara, Kapolda Malut Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto mengatakan sejak peristiwa di Marawi, dirinya langsung memerintahkan para kapolres untuk terus melakukan razia setiap kapal yang masuk di semua pelabuhan di Malut.
“Saya juga sudah koordinasi dengan Danrem, Kabinda, Kakanwil Kumham (imigrasi) untuk melakukan kegiatan penyelidikan dan pemantauan keluar masuknya WNI atau WNA ke Malut, khususnya yang datang maupun pergi ke Filipina,” terangnya.
Menurutnya, hal itu juga dibahas dalam rapat koordinasi bersama Intelijen, Imigrasi di Korem 152 Babullah, Selasa pagi kemarin untuk antisipasi hal tersebut.
“Peran serta masyarakat juga tidak kalah pentingnya untuk deteksi dan cegah dini,” tutupnya.(tr-04/jfr)
Jajaran Korem 152 Babullah hingga kini terus melakukan pengawasan guna mengantisipasi kelompok teroris yang diprediksi bakal masuk ke Indonesia dari
Redaktur & Reporter : Friederich
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Arus Mudik Lebaran Lancar, Anggota DPR Apresiasi Kerja Keras Korlantas Polri
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet