Antre Lima Jam Masuk Pelabuhan Merak

jpnn.com - CILEGON - Arus pemudik di Pelabuhan Merak kemarin (3/8) membeludak. Hingga pukul 20.00 tadi malam, kendaraan roda dua yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera tercatat 2.319 unit. Sementara itu, kendaraan pribadi mencapai 5.667 unit, bus 154 unit, dan truk 441 unit. Total penumpang yang menyeberang adalah 46.309 orang.
Meningkatnya jumlah pemudik memicu kericuhan. Sejumlah sopir kendaraan pribadi melayangkan protes kepada petugas Pelabuhan Merak.
Emosi mereka terpancing ketika melihat rombongan kendaraan pribadi masuk ke kapal tanpa melalui antrean. Padahal, mereka mengaku telah mengantre lebih dari lima jam.
"Saya antre dari semalaman sampai sekarang masih antre. Tapi, mobil-mobil tadi kenapa langsung masuk tanpa antre," kata Yudi, penumpang asal Jakarta yang hendak menyeberang menuju Lampung.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Supriyanto mengatakan, pihanya telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyediakan jalur khusus untuk pengendara roda dua dan pejalan kaki. Untuk jalur roda dua diberi fasilitas tenda di sepanjang jalur.
"Ini agar mereka tidak kehujanan atau terhindar dari terik matahari. Hal sama juga diberikan untuk penumpang pejalan kaki," terangnya. (quy/jpnn)
CILEGON - Arus pemudik di Pelabuhan Merak kemarin (3/8) membeludak. Hingga pukul 20.00 tadi malam, kendaraan roda dua yang menyeberang dari Jawa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- RS Siloam ASRI Hadirkan Urinary Stone Center, Solusi Mengatasi Batu Saluran Kemih
- Program Diskon 50 Persen Tarif Listrik Masih Berlangsung Hingga Akhir Februari
- BKSDA Telusuri Informasi Kemunculan Harimau di Kerinci
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi