Antrean Gerbang Tol Cikampek 4 KM
Mudik Lebih Awal, Khawatir Jembatan Comal Amblas Lagi
“Alhamdulilah arus mudik lebaran lancar, aman dan kondusif. Dengan menurunya angka krimnial serta terwujudnya kamseltibcar Lantas. Arus mudik di jalur Pantura juga lancer, tutur Kapolres Subang AKBP Chiko Ardwiatto SIK M. Hum.
Ia menekankan, polisi akan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Mengimbau agar berhati-hati dalam menjalankan kendaraan. “Apabila ngantuk segera berhentikan laju kendaraan, istirahat dulu,” ujar Kapolres.
Dikatakan, operasi ketupat tahun 2014 akan dilakukan selama 16 hari dengan fokus pengamanan segala bentuk aktivitas masyarakat, baik pada saat salat ied yang jatuh pada 29 Juli.
Sedangkan pemudik dari arah Jakarta yang berencana ke Surabaya, Sutiyono mengatakan, mudik kali ini dirinya khawatir terhadap amblasnya jembatan Comal yang bisa menyebabkan kemacetan. “Saya takutnya ngefek ke arus lalu lintas, bisa macet jika jembatan Comal msih dalam perbaikan,” tuturnya.
Pada mudik kali ini Sutiyono memilih mudik pada H-4, sedangkan tahun lalu ia mudik pada H-2 lebaran, khawatir jembatan Comal kembali amblas menjelang lebaran nanti. “Bisa jadi gara-gara jembatan Comal saya nyampe pas takbiran ke tempat tujuan,” ujarnya.
Kapolsek Pamanukan Kompol Sudjoko mengatakan, diprediksi arus mudik mencapai puncaknya pada H-2 seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ini memang rutinitas tahunan, namun kami sudah siap mengamankan kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.(dik/bds/ygo/add)
PURWAKARTA - Memasuki H-3 Lebaran arus lalu lintas pemudik dari gerbang Tol Cikampek, Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menuju jalur Pantura
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Memiliki 8 Paket Sabu-Sabu, Pria di Palangka Raya Terancam Hukuman Berat
- Kapal Mengangkut Pekerja Migran Ilegal Tenggelam di Perairan Karimun, 3 Orang Hilang
- Kelulusan 1 PPPK Guru di Bima Dibatalkan, Ini Sebabnya
- Banyak Formasi PPPK 2024 Tahap 1 Tanpa Pelamar, Terungkap Penyebabnya
- Data Sementara Jumlah Pelamar PPPK 2024 Tahap 2, Lumayan Banyak
- Tour de Singkarak Tidak Lagi Digelar