APJII Apresiasi Indosat yang Cepat Selesaikan Gangguan

jpnn.com - JAKARTA--Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang membawahi penyelenggara jasa internet di seluruh Indonesia, menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa Indosat sudah membajak 415.652 prefix internet berdasarkan informasi yang dilansir oleh firma internet BGP Monitoring.
Ketua Bidang Keamanan Internet APJII, Irvan Nasrun, menyatakan bahwa kesalahan itu merupakan hal yang acapkali terjadi pada penyelenggara jasa internet. Hal ini berakibat terjadinya IP conflict di inernasional NIC sehingga berakibat sulit diaksesnya beberapa URL dan alamat laman oleh publik.
"Kejadian itu merupakan hal yang biasa dan acapkali terjadi pada penyelenggara jasa internet," ujar Irvan Nasrun dalam keterangan tertulisnya, Kamis(3/4).
Dari pantauan APJII, saat ini trafik sudah kembali normal. APJII mengapresiasi dan berterima kasih atas tindakan cepat yang dilakukan oleh Indosat untuk mengembalikan layanan seperti sedia kala.
"Kami mengapresiasi kesigapan Indosat menangani hal itu. Juga patut digarisbawahi bahwa masalah seperti ini dapat terjadi pada siapa saja dan APJII siap membantu penyelenggara jasa internet jika mengalami masalah pada jaringannya," sambungnya.
Group Head Customer Experience Indosat, Mirza Helmi sendiri telah menyampaikan jika terjadi gangguan pada dini hari tadi sekitar jam 01.25 hingga jam 03.45 pagi. Namun hal itu kemudian segera ditangani sehingga cepat normal kembali.(sam/jpnn)
JAKARTA--Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang membawahi penyelenggara jasa internet di seluruh Indonesia, menanggapi pemberitaan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif