Aplikasi MontiR-AC Memudahkan Konsumen Memilih Teknisi Berkualitas

Ruandha menambahkan, populasi AC di Indonesia sangat banyak. Karena itu, perlu banyak teknisi AC yang kompeten sehingga tidak melepas bahan perusak ozon ke udara.
Saat ini diperkirakan perlu 100 ribu teknisi AC di seluruh Indonesia sedangkan yang tersedia baru sekitar 10 ribu.
Dari jumlah itu, teknisi AC yang tersertifikasi baru sekitar tujuh ribu orang.
Oleh karena itu, KLHK berharap dengan adanya kerja sama dengan BNSP bisa menghasilkan teknisi AC yang kompeten.
Dengan demikian, jumlah bahan perusak ozon yang dilepas ke udara bisa diminimalkan.
“Semoga Hari Ozon ini jadi pemompa semangat untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten di bidang AC,” kata Ruandha dalam Webinar Ozone FOR LIFE bersama Katadata Indonesia, Rabu (16/9).
Dia menambahkan, teknisi RAC harus mendapatkan sertifikasi melalui BNSP.
“Saya berharap peringatan Hari Ozon 2020 menjadi momentum untuk menciptakan tenaga kerja kompeten dan unggul di bidang RAC serta berkontribusi terhadap perlindungan lapisan ozon,” pungkas Ruandha. (jos/jpnn)
Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ruandha Agung Sugardiman mengatakan, pihaknya sudah mengembangkan aplikasi MontiR-AC.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Berkinerja Moncer Sepanjang 2024, Bluebird Bukukan Pendapatan Rp 5,04 Triliun
- Solusi Rumah Tetap Bersih saat Asisten Rumah Tangga Mudik Lebaran
- Aplikasi Kasir Online Kantong UMKM Dorong Pelaku Usaha Bandung Melek Teknologi
- 5 Manfaat Aplikasi SCM untuk Pengelolaan Manajemen Rantai Pasok
- Pengunaan Aplikasi Kantong UMKM Dorong UMKM Banten Naik Kelas
- Temu Mencoba Masuk Indonesia, Tapi Bukan Itu yang Dikhawatirkan UMKM