Apple Larang Aplikasi Vape di App Store

jpnn.com - Apple mulai melarang aplikasi terkait dengan rokok elektronik atau vape, tampil di App Store.
Perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat itu, bahkan telah menghapus 181 aplikasi terkait vape yang saat ini tersedia di toko aplikasinya.
Langkah itu dilakukan di tengah laporan ribuan penyakit terkait vape dan kematian akibat rokok elektronik tersebut.
Penjualan tembakau dan kartrid vape tak pernah diizinkan melalui App Store. Namun aplikasi terbaru yang muncul di App Store seperti gim, dan aplikasi pendamping lain yang memungkinkan pengguna mengatur hal seperti pencahayaan dan tingkat panas komponen vape.
“Kami telah memperbarui Pedoman Peninjauan App Store untuk mencerminkan bahwa aplikasi yang mendorong atau memfasilitasi penggunaan produk ini tidak diizinkan. Hingga saat ini, aplikasi tidak lagi tersedia untuk diunduh," kata Apple dilansir CNBC, Minggu (17/11).
Apple mengaku telah memisakan diri dari aplikasi vape sejak Juni lalu, tepatnya ketika perusahaan berhenti menerima aplikasi yang mempromosikan penggunakan produk vape.
"Kami sangat berhati-hati dalam memilih aplikasi masuk ke App Store, sebagai tempat tepercaya bagi pelanggan, terutama kaum muda untuk mengunduh aplikasi. Kami terus-menerus mengevaluasi aplikasi dan berkonsultasi dengan bukti terbaru, untuk menentukan risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan pengguna," ungkap Apple.
Pejabat setempat pekan lalu mengumumkan terobosan potensial dalam menentukan apa yang menyebabkan penyakit paru-paru pada vape.
Apple mulai melarang aplikasi terkait dengan rokok elektronik atau vape, tampil di App Store.
- Apple Sebut iPhone 16 Series Sudah Bisa Dipesan Mulai 11 April 2025
- Apple Bakal Menghadirkan Fitur Penerjemah Percakapan di AirPods, Wow!
- Apple Sedang Merancang Ulang iOS, iPadOS, dan MacOS
- Ponsel Lipat Apple Diprediksi Mirip Samsung Galaxy Z Fold 6
- Pemerintah Akhirnya Rilis Sertifikat TKDN iPhone 16, Apple Sudah Bisa Jualan
- Apple Meluncurkan iPad Air 2025, Pakai Prosesor M3, Sebegini Harganya