APPSI Ingatkan Pengusaha Jangan Manja, Harus Fokus ke Ekonomi Strategis

"Kadin di kabupaten kota, provinsi, harus bersinergi dengan pemerintah. Kadin berdampingan dengan daerah, pemda bukan lawan tapi partner Kadin. Mari kita bikin kesepakatan bersama," tegas Oesman Sapta Oedang yang akrab disapa OSO.
Oso juga mengingatkan, saat ini pasar di dalam negeri masih sangat terbuka lebar. Jangan sampai, pengusaha terlalu fokus ke ASEAN yang notabene dari sisi pasar kalah jauh dengan Indonesia.
"Soal ekonomi ASEAN. Jangan mimpi deh paling tinggi 20 juta, kita di dalam negeri ada 200 juta penduduk, pasar kita besar dalam negeri setelah terpenuhi baru pikirkan ASEAN,'" tandas Oso.
Oso juga mengkritik sejumlah aturan yang dinilai memberatkan pengusaha. Misal kewajiban smelter yang tidak dibarengi dengan saya serap dalam negeri.
"Banyak pengusaha tambang dipersulit di suruh bikin smelter. Nickel bauksit juga mayoritas dikelola tambang rakyat, dengan total 2 miliar ton, daripada tidak terserap kenapa kemudian tidak dilakukan ekspor terlebih dahulu," tandasnya. (jpnn)
JPNN.com JAKARTA - Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Syahrul Yasin Limpo mengajak para pengusaha nasional bersinergi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump