Apresiasi Tim Saber Pungli, BP: Sikat Habis, Biar Pegawai Lain tak Berani

"Ya berarti tidak tahan godaan, makanya berbuat seperti itu. Dan dia harus bertanggungjawab," jelasnya.
Dia mengapresiasi kerja polisi yang cepat dalam meringkus pelaku pungli ini. "Sikat !!!. Dan ingat praktik ini bukan hanya di Batuampar saja," katanya.
Namun dia juga mengakui bahwa masih banyak kelemahan di sistem yang mereka bentuk di pelabuhan sehingga memungkinkan praktik pungli terjadi.
"Itulah makanya kita harus investasi di sistem sehingga barang mau keluar proses izinnya melalui sistem. Sama seperti di Singapura," jelasnya.
Saat ini sistem yang ada masih sepotong demi sepotong dan belum terintegrasi. "Yang akan kami bangun adalah sistem yang terintegrasi mulai dari awal sampai akhir," jelasnya lagi.
Dia juga menyarankan kepada para pemilik kapal agar berani melaporkan agen-agen kapal yang melakukan mark up terhadap tagihan dengan memalsukan faktur BP Batam.
Untuk Adil, BP Batam tidak akan melakukan pendampingan hukum. "Saya kan bukan PNS ya jadi tidak tahu aturannya. Kalau di swasta mah boro-boro diberi pendampingan hukum, kan kita juga jadi korbannya," tegasnya.
Lalu apakah Eko sudah menyiapkan pengganti baru untuk menjadi Kasatker berikutnya setelah Adil tertangkap.
Staff Ahli Deputi III BP Batam, Nasrul Amri Latif mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa anggotanya di Pelabuhan Batuampar ditangkap polisi karena
- Pelaku Pungli di Pantai Carita Ditangkap Polisi
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Brando Susanto: Perang Terhadap Pungli di Jakarta Dimulai Dari Mudik Gratis Pemprov Jakarta
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi