Arab Saudi Hentikan Aktivitas Umrah, DPR Tawarkan Dua Opsi
Kamis, 27 Februari 2020 – 20:44 WIB

Ace Hasan Syadzily. Foto: dok/JPNN.com
Jika ada calon jemaah umrah yang terinfeksi, jangan diberangkatkan. Kerajaan Arab Saudi juga harus melakukan pemeriksaan kesehatan di bandara udaranya. Bila ditemukan suspect tentu tak boleh masuk.
"Ini mungkin tawaran yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia kepada otoritas Kerajaan Arab Saudi. Dengan demikian jemaah umrah Indonesia masih dapat menjalankan ibadah," tandas legislator asal Jawa Barat ini. (fat/jpnn)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menilai seharusnya pemerintah Arab Saudi sudah sangat siap menghadapi persebaran virus Corona seperti yang pernah dialaminya pada tahun 2013.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- Hamdalah, Kini Ada Umaroh v2.0 agar Bisnis Travel Haji dan Umrah Kian Mudah
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Peringati Nuzululquran, Gubernur Lemhannas: Jadikan Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat
- Program Ramadan Bank DKI Beri Bantuan Rp 1,7 M untuk Anak Yatim hingga Umrah