Arema Punya Nilai Plus
Rabu, 02 Maret 2011 – 14:04 WIB

Pemain Arema, Noh Alam Shah. Foto: Dok.JPNN
OSAKA - Arema percaya diri. Juara Indonesia Super League (ISL) musim lalu tersebut memasang target bisa menahan imbang wakil Jepang Cerezo Osaka dalam laga perdana grup G Liga Champions Asia (LCA) di Stadion Nagai Osaka petang ini (2/3). Alasannya, Arema lebih diuntungkan. Sebab mereka melakoni laga terakhir di ISL pada 10 Februari lalu dengan mengandaskan Persiwa Wamena 3-0. Pelatih asal Republik Ceko tersebut menyebutkan meski Arema tidak mengirim tim survei ke Jepang, namun dia mengaku sudah mengantongi permainan Cerezo dari studi internet dan informasi dari Aremania Osaka. "Kami sudah siap main maksimal besok (sore ini)," ucap dia.
"Ini nilai plus bagi Arema. Kami masih memiliki atmosfer pertandingan," ujar Miroslav Janu, pelatih Arema, seperti ditirukan media officer Arema, Sudarmaji, saat dihubungi Radar Malang (Jawa Pos Group/JPNN).
Baca Juga:
Bandingkan dengan lawannya, Cerezo. Tim besutan Levir Culpi tersebut menuntaskan pertandingannya di kompetisi liga Jepang, J League pada 4 Desember 2010 lalu. Saat itu Teruyuki Moniwa dan kawan-kawan takluk atas Jubilo Iwata 2-6. "Cerezo juga banyak melakukan tambal sulam pemain. Banyak pemain keluar seperti Adriano dan banyak pula yang masuk. Ini tidak baik bagi mereka," jelas Janu.
Baca Juga:
OSAKA - Arema percaya diri. Juara Indonesia Super League (ISL) musim lalu tersebut memasang target bisa menahan imbang wakil Jepang Cerezo Osaka
BERITA TERKAIT
- PP POTSI Mulai Jaring Atlet Teqball untuk Persiapan Asian Youth Games 2025
- Bejo Sugiantoro Meninggal, Kehilangan Terdalam Striker Persib
- Dean James Pamer Skill Lawan PSV Eindhoven, Calvin Verdonk Wajib Waspada
- Harapan Bojan Hodak saat Persib Jumpa Persebaya di Awal Ramadan
- Jadwal 16 Besar German Open 2025: 4 Wakil Merah Putih Berjuang
- 16 Besar German Open 2025: Alwi Farhan tak Gentar Hadapi Viktor Axelsen