Arsip Lama Mencuat di Hari Ayah, Prabowo Telaten Urus Jenazah Prof Sumitro
Terutama terkait pelajaran hidup dan pesan-pesan perjuangan membangun Indonesia yang disampaikan untuk diteruskan.
"Sebagai Bapak, saya hormat, beliau adalah seorang profesor yang cukup keras mendidik, nilai-nilai yang diperjuangkan adalah tentang kebangsaan, kerakyatan dan demokrasi," ujar Prabowo dalam potongan video.
Arsip video ini pun menuai komentar dari warganet. Mereka mendoakan almarhum Sumitro Djojohadikusumo dan merespons momen Prabowo yang ikut mengurus jenazah ayahnya.
"Saya rakyat biasa di Kalimantan Utara turut berduka cita atas wafatnya Bapak Sumitro (begawan Ekonomi indonesia) semoga almarhum ditempatkan disisi Alloh Yang Maha Agung. Amin," ujar salah seorang warganet Djoko Susilo.
Warganet lain atas nama Hendra Barbarosa juga menyampaikan hal senada. Dia bahkan menyatakan salut dengan sikap Prabowo yang turun langsung mengurus jenazah ayahnya.
"Terlihat sifat humanis Pak Prabowo, biasanya orang kaya agak enggan mengurus langsung jenazah keluarganya," kata Hendra.
Beberapa warganet lain menilai dari tayangan arsip yang ada terlihat benang merah Prabowo konsisten berjuang untuk rakyat.
Sementara warganet Rahmat Surya menyatakan pemimpin tidak dibentuk secara instan, tetapi tumbuh dengan arus kehidupan yang terus dihadapi. (gir/jpnn)
Sebuah arsip lama mencuat di media sosial bertepatan pada peringatan hari ayah, Presiden Prabowo terlihat mengurus jenazah Prof Sumitro.
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang
- Presiden Prabowo Terkesan dengan Bahlil Lahadalia, 3 Kali Ucap Kata Serius
- Presiden Prabowo Sebut Ayahnya Selalu Mendengungkan Ekonomi Kerakyatan
- Pilkada Berjalan Damai, Wamenag Puji Presiden Prabowo dan Polri
- Kementerian Transmigrasi Bertekad Ciptakan Ekonomi Baru di Setiap Kawasan
- Daftar UMP 2025 di 30 Provinsi, Papua Tertinggi Kedua Setelah Jakarta, Silakan Cek
- Muzani Beber Tekad Presiden Prabowo Hapus Kemiskinan, Ada Kata Sungguh-Sungguh