AS dan AD Dipacari Lalu Dijual, Pelaku Masih Remaja
jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Jajaran Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah hukumnya.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandarlampung Iptu Gustomi Dendy memastikan pihaknya telah mengamankan dua tersangka TPPO.
"Tersangka, yakni RF (17) dan FN (19), keduanya warga Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung," kata dia.
Sementara itu, korbannya AS (16) dan AD (12), warga Kecamatan Telukbetung Timur.
Iptu Gustomi Dendy mengungkapkan modus pelaku berpacaran dengan korban.
"Berpacaran dengan korban. Setelah pacaran dijajakan lewat aplikasi MiChat kepada penikmat seksual. Setelah deal main di hotel," jelasnya.
Tarif yang ditawarkan, kata Iptu Gustomi Dendy bervariasi.
"Mulai dari Rp 200.000 sampai Rp 800.000 untuk sekali main," kata dia.
Menurut Iptu Gustomi, korban AS (16) dan AD (12) dipacari oleh pelaku dan kemudian dijual
- Lihat Tuh Senjata Tajam yang Dibawa Para Remaja Ini untuk Tawuran
- Lagi Pesta Minuman Keras, 13 Remaja Digerebek Polisi
- Indekos di Jaksel Dijadikan Sarang Prostitusi, Wanita PSK Berusia 20 Tahun
- Dapat Bisikan Gaib, Remaja 14 Tahun Bunuh Bapak & Nenek di Cilandak Jaksel
- Meccaya Resmi Luncurkan 88 Acne Cream & Sarijel
- 3 Pasangan Bukan Suami Istri Terlibat Prostitusi Online di Aceh, Begini Jadinya