Asal-Usul Nama Whoosh untuk Kereta Cepat Terungkap, Ternyata

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkap asal-usul nama Whoosh untuk kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang berkecepatan hingga 350 km/jam.
Menurut Budi, penamaan kereta cepat diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menugaskan Menteri Sekretariat Negara Pratikno menggelar lomba logo dan nama untuk moda transportasi terbaru Indonesia tersebut.
Dengan melibatkan orang-orang yang bekerja di bidang kreatif, Kemensesneg kemudian menominasikan 10 orang yang memiliki kapasitas untuk membuat desain logo kereta cepat dalam waktu hanya dua minggu/
“Tetapi dialektika di lapangan terjadi. Bapak Presiden bilang beberapa kali masyarakat menyebut was wus was wus, kemudian suatu hari Presiden bilang apa tidak bagus itu Whoosh?" tutur Menhub Budi.
"Akhirnya tiga besar pelaku kreatif itu dipersilakan mengembangkan (logo dan nama) Whoosh,” imbuhnya, di sela-sela peresmian KCJB di Stasiun Halim, Jakarta, Senin (2/10).
Nama Whoosh yang merupakan akronim dari Waktu Hemat Operasi Optimal Sistem Hebat, terinspirasi dari suara yang melesat dari kereta berkecepatan tinggi.
“Membacanya wus artinya itu kecepatan tinggi sekali,” ujar Menhub Budi.
Dia menilai penamaan kereta cepat itu suatu anugerah. Selain itu, para desainer yang lolos seleksi pun kooperatif sehingga bisa dilakukan penamaan dengan pendek, yakni Whoosh.
Menhub Budi Karya Sumadi mengungkao asal-usul nama Whoosh untuk kereta cepat Jakarta-Bandung. Ternyata dari sini idenya.
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI