Asbes Berpotensi Picu Penyakit Berbahaya

Seorang pekerja rumah sakit di Australia, baru-baru ini, divonis menderita kanker akibat asbes yang tak dapat disembuhkan. Serikat Pekerja dan pengacara di Australia-pun memperingatkan bahwa rumah sakit di seluruh negara ini penuh dengan asbes.
Tanya Segelov mewakili almarhum aktivis anti-asbes, Bernie Banton, dan masih memperjuangkan suara para penderita penyakit alergi debu.
"Rumah sakit di seluruh Australia penuh asbes, dan banyak di antaranya masih tetap penuh asbes," ujar Tanya.
Ia menambahkan, "Semua pipa uap di sana dibungkus asbes, di rongga langit-langit juga ada asbes yang disemprot.”
Annabel Crouch bekerja sebagai ahli terapi bicara di Rumah Sakit ‘Royal North Shore’ Sydney selama tiga dekade.
Dokternya baru-baru ini mengatakan bahwa ia menderita mesothelioma, kanker akibat asbes yang fatal dan tidak dapat disembuhkan.
Diyakini bahwa Annabel menderita penyakit itu karena dipicu terowongan pelayanan yang terletak di bawah rumah sakit, yang berlapiskan asbes.
Seorang pekerja rumah sakit di Australia, baru-baru ini, divonis menderita kanker akibat asbes yang tak dapat disembuhkan. Serikat Pekerja dan pengacara
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi