Aset BNI Tembus Rp316,8 Triliun
Selasa, 31 Juli 2012 – 09:40 WIB
Sementara komposisi pinjaman dari business banking mencapai 71 persen, retail mencapai 21,6 persen dan sisanya dari cabang luar negeri sebesar empat persen serta anak perusahaan sebesar 3,3 persen. Kualitas kredit BNI menunjukan kearah positif dengan menurunnya rasio NPL-Gross dari 4,0 persen menjadi 3,4 persen,"Sedangkan nett-NPL berada di posisi stabil 0,7 persen," tukasnya.
Baca Juga:
Fundamental keuangan pun tetap terjaga dengan meningkatnya coverage ratio dari level 120,5 persen yang naik menjadi 120,7 persen. Adapun rasio kecukupan modal (CAR) berada di posisi 16,8 persen. Semester I tahun ini, BNI membukukan kenaikan laba bersih 20,4 persen dari Rp2,73 menjadi Rp3,29 triliun,"Laba bersih per saham juga naik 20,5 persen dari Rp146 menjadi Rp176," tambahnya.
Sementara itu, dalam rangka pencapaian pertumbuhan berkelanjutan, BNI terus melakukan perluasan jaringan dan layanan melalui penambahan kantor cabang pembantu (sub branch) dan kantor kas (cash office). Pada semester I 2012, jumlah sub branch BNI mencapai 912 kantor. Kantor kas BNI juga meningkat pesat dari 140 kantor pada semester I 2011, menjadi sebanyak 348 kantor,"Semester pertama ini kita menerbitkan global bond USD500 juta," jelasnya (wir)
JAKARTA - Pada semester I 2012, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) membukukan total aset sebesar Rp316,872 triliun atau naik 21,6 persen dibanding
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Menjelang Munas DEKOPIN, Siapa yang Layak Memimpin?
- Perluas Layanan, ACC Buka Kantor Cabang Syariah di Gorontalo
- BTN Gelar Ajang Kompetisi Housingpreneur, Total Hadiah Rp 1 Miliar
- Catat, Ini Soft Skill Utama Agar Siap Bersaing di Era Digital
- Peternak Minta Presiden Buatkan Perpres untuk Industri Wajib Serap Susu dari Produsen Lokal
- 5 Langkah Melindungi Data Pribadi saat Transaksi Digital