Asoi, Ada 1.400 Beasiswa S2 dan S3 dari Kemristekdikti

jpnn.com, JAKARTA - Ini kabar baik bagi yang hendak mencari beasiswa untuk biaya kuliah S3 dan S3. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyediakan beasiswa bagi 1.400 mahasiswa yang hendak menempuh pendidian magister ataupun doktoral.
Dirjen Sumber Daya Iptek-Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti mengatakan, ada tiga jenis beasiswa yang disediakan kementerian pimpinan M Nasir itu. Yakni beasiswa untuk Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (PPDN), beasiswa Afirmasi PTN Baru, serta beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).
Menurut Ghufron, pendaftaran ketiga program beasiswa itu dibuka serentak mulai hari ini (5/6) sampai 30 Juni mendatang. "Informasi pendaftaran bisa dilihat di website Kemenristekdikti," katanya dalam jumpa pers di Kemristekdikti, Jakarta, Senin (5/6).
Mantan wakil menteri kesehatan itu lantas memerinci kuota masing-masing program beasiswa tersebut. Kuota untuk beasiswa PPDN sebanyak 1.000 orang.
Sedangkan kuota beasiswa Afirmasi PTN Baru sebanyak 150 kursi. Adapun kuota beasiswa PMDSU dipatok 250 mahasiswa.
Ghufron menjelaskan beasiswa PMDSU merupakan upaya untuk mempercepat pembibitan doktor. Sebab, kuliah magister dan doktor ditempuh dalam waktu empat tahun. Perinciannya adalah satu tahun untuk magister dan tiga tahun kuliah doktor. (wan/jpg)
Ini kabar baik bagi yang hendak mencari beasiswa untuk biaya kuliah S3 dan S3. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kemenag Bersama Belasan LAZ Bersinergi Berikan Beasiswa Zakat untuk Pendidikan
- Universitas Matana Berikan Beasiswa Khusus Bagi Peserta SNBP Lewat Program Tukar Kartu SNBP/SNBT
- Kemdiktisaintek: Penyaluran Beasiswa KIP Kuliah dan ADIK Sebelum Lebaran 2025
- BMH Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Yatim Berpretasi
- Global Infotech Solution Beri Beasiswa Kepada Para Siswa SMK IT di Jabodetabek
- Ini Solusi Wali Kota Agustina untuk Anak Kurang Mampu yang Tak Diterima di Sekolah Negeri