Astaga Simpang Siur Data Pemkot Bikin RRI Surabaya Tutup Kantor
Rabu, 22 Juli 2020 – 13:48 WIB
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com
"Kami tidak tahu apakah data atau hasil swab pertama itu rusak atau tidak, namun kami menyerahkan permasalahan ini pada Dinas Kesehatan Surabaya," tambah Sumarlina.
Baca Juga:
Sementara itu, melihat adanya perbedaan hasil antara swab pertama dan kedua, akhirnya 54 karyawan RRI pun menjalani swab ulang.
"Kami telah menerima hasil swab ketiga, hasilnya seluruh karyawan negatif. Ini semakin menguatkan kita karena hasil sebelumnya yakni swab kedua juga negatif," katanya.
Meski demikian, RRI Surabaya tetap akan menutup kantornya selama dua minggu ke depan sesuai protokol kesehatan.
Penutupan itu untuk menguatkan hasil negatif swab terakhir bahwa pegawai RRI Surabaya sudah bebas Covid-19. (flo/jpnn)
RRI Surabaya terpaksa menutup kantor selama dua minggu akibat data dari pemkot yang dianggap simpang siur.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Pertama Kali di Indonesia, Ada Saf Khusus Difabel & Juru Bahasa Isyarat saat Salat Id
- Dukung SRRL, Pemkot Surabaya Bakal Bangun Flyover dan Underpass
- Seluruh Honorer Administrasi jadi PPPK, Satgas juga Aman, Alhamdulillah
- Istana Sebut PHK yang Terjadi Bukan Gegara Efisiensi, Tetapi...
- Saleh PAN Yakin Prabowo tak Ingin Efisiensi Anggaran Mengorbankan Pegawai
- Kepala BKN: Honorer dalam Database Tak Boleh Diberhentikan