"Astagfirullah, Kok Sampe Hati Kau Buat Anakku Kayak Gini"

jpnn.com - BATAM - Susanti, ibu Muhammad Maulana, balita 2,7 tahun baru mengetahui anaknya tewas dibunuh suaminya setelah tiba di rumah sakit.
"Saat di rumah sakit lah baru aku tahu anakku di simpan dalam lemari, udah lemas juga aku," kata Yanti nama panggilan akrab Susanti.
Yanti mengaku kaget bukan main ketika melihat kondisi anaknya terbaring di ruang jenazah RSBP. Dia tidak menyangka suaminya memperlakukan anaknya separah itu.
"Astagfirullah, kok sampe hati kau buat anak ku kayak gini," ungkap Yanti kepada Efendi saat di RSBP Batam, Sekupang seperti dikutip batampos.co.id (Group JPNN), Rabu.
Petugas jenazah RS BP Batam ini pun berkaca-kaca melihat luka-luka bekas penganiayaan di jasad Maulana. FOTO: Dalil Harahap/ Batam Pos/ JPNN
Efendi pun langsung mengemis meminta maaf kepada Yanti, "Maafkan aku bu, aku tidak sengaja, aku takut ibu marah," ungkap Yanti.
Berawal dari pengakuannya di RSBP Batam, pihak kepolisian langsung mengubah status Efendi yang awalnya menjadi saksi menjadi tersangka.
BATAM - Susanti, ibu Muhammad Maulana, balita 2,7 tahun baru mengetahui anaknya tewas dibunuh suaminya setelah tiba di rumah sakit. "Saat
- Konsumen Bisa Ajukan Gugatan soal BBM Oplosan
- Masyarakat Keberatan Kenaikan 71,3% Tarif PAM Jaya, Francine PSI Surati Gubernur Jakarta
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen 156 Ton Jagung
- Ops Keselamatan Lodaya 2025: Angka Kecelakaan Naik 100 Persen
- Penjualan Langsung Sepi, Pedagang Daging Sapi di Pasar KM 5 Palembang Berjualan Online
- Taj Yasin: Menu MBG di Jateng Diapresiasi Wapres Gibran