Atasi Unjuk Rasa di Hong Kong, Tiongkok Libatkan Aktor Jackie Chan

"Ia dipukuli hanya karena ia mendukung kepolisian Hong Kong. Ini sangat berbeda dari apa yang mereka katakan tentang demokrasi dan kebebasan. Ini konyol," kata seorang mahasiswa lain yang bermarga Qiu, yang juga tak ingin memberikan nama lengkapnya.
Bela bendera Tiongkok

Banyak penduduk Tiongkok daratan merasa warga Hong Kong memiliki hak istimewa dan telah lama memandang rendah mereka sebagai sepupu yang lebih miskin dan tertindas yang tak memiliki kemakmuran global dari bekas koloni Inggris - sebuah persepsi yang diperkuat oleh aksi unjuk rasa ini.
"Sebagai orang daratan, kami mungkin didiskriminasi di Hong Kong," kata Qiu.
"Saya pikir Hong Kong adalah bagian dari Tiongkok, kami adalah satu keluarga. Kami tak ingin mendengar 'persetan', kami ingin diperlakukan dengan adil," katanya.
Dalam beberapa pekan terakhir, media pemerintah Tiongkok juga telah menggencarkan kampanye tentang bendera negara itu, setelah pengunjuk rasa memotong satu bendera dan melemparkannya di pelabuhan Hong Kong -tindakan yang akan dipenjarakan di Tiongkok daratan.
Di antara selebriti terkemuka yang bergabung dengan kampanye online untuk "menjaga" kehormatan bendera itu adalah Jackie Chan, artis kelahiran Hong Kong, yang minggu ini muncul di televisi Pemerintah untuk mengekspresikan patriotismenya dan rasa hormatnya.
External Link: @CGTNOfficial In a recent interview with CCTV, #HongKong native and martial arts star Jackie Chan talked about what it meant to be Chinese and hoped that Hong Kong would be able to find peace
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya