Aturan Donasi Politik di Australia Perlu Direformasi

Sistem donasi politik di Australia perlu direformasi setelah terungkapnya kaitan antara tokoh mafia Calabria dengan sejumlah politisi senior di Australia. Dengan donasi politik, tokoh mafia itu bisa memiliki akses kepada para politisi yang tidak dimiliki orang kebanyakan.
Hal itu dikemukakan Geoffrey Watson SC dari komisi anti korupsi negara bagian New South Wales (ICAC), menanggapi laporan investigasi program Four Corners yang ditayangkan ABC Senin (29/6/2015) malam.
Dalam tayangan itu, terungkap bahwa di tahun 2005 donasi dari kelompok mafia Calabria telah berperan dalam melobi Menteri Imigrasi waktu itu, Amanda Vanstone untuk memberi visa kepada tokoh senior mafia bernama Frank Madafferi.
Frank Madafferi adalah sosok yang memiliki catatan kriminal panjang sejak masih tinggal di Italia, dan terancam deportasi dari Australia.
Namun koneksi Madafferi diketahui menyumbang ribuan dolar kepada sebuah badan pengumpulan dana Partai Liberal bernama Millennium Forum.
Diketahui bahwa Menteri Vanstone yang berasal dari Partai Liberal menerbitkan visa untuk Madafferi setelah terjadinya donasi tersebut.
Mafia Calabria dikenal sangat brutal dan memiliki jaringan luas di dunia kriminal di Australia.
Menurut Clive Small, mantan polisi NSW, kelompok ini tidak pernah mendonasi uang tanpa berharap imbalan.
Sistem donasi politik di Australia perlu direformasi setelah terungkapnya kaitan antara tokoh mafia Calabria dengan sejumlah politisi senior di Australia.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi