Australia Berencana Hentikan Ekspor Sampah Daur Ulang

"Itu sebabnya, saya pikir menetapkan arah yang jelas sebagai pemimpin - bahwa kami tak ingin melihat sampah ini pergi ke laut, bahwa kami tak ingin melihat ini masuk ke saluran air, dan kami akan melakukan segalanya untuk mencapai tujuan itu - adalah hasil yang sangat penting."

Perjanjian tersebut mencakup komitmen untuk memeriksa bagaimana Australia bisa membangun kapasitasnya untuk menghasilkan "komoditas daur ulang bernilai tinggi."
"Kami ingin melihat sampah bukan sebagai masalah tetapi sebagai peluang harta seseorang," kata Kepala Menteri Wilayah Utara Australia, Michael Gunner.
"Dan coba serta temukan pekerjaan sebanyak mungkin dalam cara kita menangani hal ini dan tantangan yang telah ditetapkan oleh Perdana Menteri kepada kita."
Langkah ini disambut baik oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Australia (ALGA), yang juga diwakili di Dewan Pemerintahan Australia (COAG).
"Ada rumah tangga di seluruh Australia yang berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bahwa mereka memilah sampah mereka di rumah, memasukkannya ke tempat sampah yang tepat dan kepercayaan mereka akhir-akhir ini luntur ketika mereka mengetahui bahwa daur ulang mereka tak didaur ulang sebaik yang mereka harapkan," kata presiden ALGA, David O'Loughlin.
"Jadi kami berharap bahwa langkah ini memberi peringatan kuat kepada menteri lingkungan dan negara bagian dan diri kita sendiri serta pemerintah nasional bahwa kita perlu melakukannya lebih baik."
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana