Australia Kirim Senjata Canggih ke Arab Saudi

Koalisi pimpinan Arab Saudi dituduh melakukan serangan militer membabi-buta yang menyebabkan tewasnya ribuan warga sipil tak bedosa di Yaman.
Direktur Human Rights Watch Australia, Elaine Pearson, mendesak pemerintah untuk terbuka tentang penjualan senjata ini.
"Kita ingin ada transparansi tentang senjata apa yang dipasok ke Arab Saudi, bagaimana kita pastikan persenjataan itu tidak digunakan di Yaman," ujarnya.
ABC melihat notulen rapat direksi EOS tentang penandatanganan Letter of Intent (LOI) untuk penjualan 500 unit sistem senjata jarak jauh untuk Kementerian Dalam Negeri (MOI) Arab Saudi.
Notulen ini menyebutkan perusahaan setuju untuk memasok 20 unit sistem RWS ke Arab Saudi pada tahun itu.

EOS sendiri memiliki perjanjian bisnis dengan pabrikan senjata AS Orbital ATK untuk menyalurkan sistem RWS ke Arab Saudi.
Ben Greene menyatakan mereka memasok sistem persenjataan ini ke "AS", bukan ke Arab Saudi, namun menolak menjawab apakah pengguna akhir senjata itu adalah Arab Saudi.
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang