Australia Membutuhkan Pekerja Lepasan yang Cukup Banyak Menjelang Akhir Tahun

Di bulan Oktober, jumlah lowongan pekerjaan lepasan yang dibutuhkan menjelang Natal meningkat rata-rata 11,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama setahun lalu.
Salah satu perusahaan yang juga membutuhkan banyak pekerja lepasan adalah perusahaan Australia Post, yang membutuhkan 3.000 orang sejak bulan Agustus, menurut laporan sejumlah media di Australia.
Tidak perlu punya pengalaman
Tahun ini Racer Rakaputra, seorang siswa kelas 12 asal Indonesia di Brisbane, menjadi punya pengalaman bekerja untuk pertama kalinya dengan menjadi pekerja lepasan.
Ia bekerja lepasan sebagai 'all-rounder' di sebuah restoran Indonesia, meski belum punya pengalaman kerja.
Sebagai 'all-rounder', Racer mengerjakan banyak hal, mulai dari menyambut konsumen, menyiapkan makanan, hingga melakukan bersih-bersih.
Sampai saat ini, Racer bekerja antara delapan hingga lima belas jam per minggu.
"Banyak hal yang harus dipelajari, tapi sangat menyenangkan saat saya melakukannya," ujarnya.
Liana Partogi adalah pemilik restoran Indonesia tempat Racer bekerja.
Menjelang akhir tahun, biasanya banyak warga Australia memilih mengambil cuti panjang
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi