Australia Memperketat Pembatasan Perjalanan Selama Liburan Paskah

Sebagai negara yang mengandalkan turis baik lokal maupun internasional, Australia sekarang malah berusaha keras untuk membatasi perjalanan selama musim liburan Paskah, salah satu musim liburan paling besar.
- wTasmania akan mengerahkan helikopter untuk memantau pergerakan warga
- Di Victoria kawasan Great Ocean Road akan dipantau sehingga warga tidak memadati kawasan turis ini
- Di Queensland, warga yang akan kembali dari New South Wales harus punya izin bepergian
Ini semua terjadi di tengah pandemi virus corona yang terjadi di belahan dunia, walau angka penyebaran virus corona di Australia semakin menurun dalam beberapa hari terakhir.
Di negara bagian Tasmania pejabat setempat mengatakan akan menggunakan helikopter dari udara untuk memantau pergerakan warga.
Sementara di Victoria akan ada pemeriksaan ketat di jalur-jalur yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan seperti kawasan Great Ocean Road.
Mulai Jumat malam, di Queensland, dengan ibukota Brisbane, mereka yang hendak memasuki negara bagian tersebut, harus memiliki izin khusus walau mereka adalah warga negara bagian Queensland.
Kepala negara bagian Queensland, Premier Annastacia Palaszczuk mengatakan warga di negara bagiannya juga disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke New South Wales, walau mereka masih boleh melakukanya.
Mereka yang mengunjungi Sydney dan kembali ke Queensland harus menjalani karantina selama 14 hari.
Sebagai negara yang mengandalkan turis baik lokal maupun internasional, Australia sekarang malah berusaha keras untuk membatasi perjalanan selama musim liburan Paskah, salah satu musim liburan paling besar
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi