Australia Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 ke Manusia

Belum diketahui apakah setiap uji coba tersebut akan aman dan efektif, karena mereka melakukan pengembangan vaksin dengan cara berbeda-beda.
Kami menjawab pertanyaan seputar virus corona:
- Apakah Australia siap dengan gelombang kedua virus corona?
- Apa penjelasan dibalik angka kematian di Indonesia?
- Siapa pasien pertama yang mengubah kehidupan dunia?
Menduplikasi protein virus corona
Sebagian besar uji coba bertujuan untuk melatih sistem kekebalan tubuh manusia dalam mengenali protein yang mengikat permukaan luar virus corona, mempersiapkan tubuh untuk bereaksi jika mengalami infeksi yang sebenarnya.
Ada pula yang menggunakan kode genetik dari protein virus tersebut.
Selain itu, pengembangan vaksin juga dilakukan dengan menggunakan virus tak berbahaya untuk mendapatkan informasi tentang protein virus.
Sedangan uji coba lainnya berupa pengembangan vaksin yang lebih lazim, yang berasal dari virus yang sudah mati.
Inovasi anak bangsa di tengah pandemi COVID-19

Sejumlah ilmuwan serta beberapa warga Indonesia telah menghasilkan penemuan berbasis teknologi untuk membantu tenaga kesehatan dalam menangani penularan virus corona.
Uji coba Novavax menambahkan cara baru yang disebut vaksin rekombinan. Mereka menggunakan rekayasa genetika untuk menumbuhkan duplikasi protein virus corona yang tak berbahaya di laboratorium.
Perusahaan bioteknologi Novavax mulai melakukan uji coba vaksin COVID-19 ke manusia di kota Melbourne dan Brisbane, Australia, hari Selasa (26/05)
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang