Australia Pertimbangkan Buka Kedatangan Internasional Secara Bertahap

"Apakah itu Singapura, atau satu negara Pasifik, kami masih membahasnya," katanya.
Rencana membuka koridor perjalanan dengan Singapura sudah dimulai bersamaan dengan rencana koridor Trans Tasmania pada pertengahan tahun lalu.
Dalam beberapa bulan terakhir, Australia juga melakukan pembicaraan dengan Jepang, Korea Selatan dan Taiwan.
Menanggapi rencana ini, juru bicara oposisi urusan kesehatan Mark Butler menyatakan terlalu dini untuk membahas soal karantina mandiri.
"Saya tidak yakin rakyat Australia masih percaya Scott Morrison melaksanakan sistem karantina mandiri yang aman dan efektif, mengingat kecerobohannya dengan vaksinasi sejauh ini," katanya.
"Sebaiknya kita fokus pada hal mendasar, yaitu memberikan vaksin pada masyarakat, menjalankan sistem hotel karantina yang aman, barulah buat rencana lain," ujar Mark Butler.
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari berbagai artikel
Australia membuka peluang untuk menerima kedatangan internasional secara bertahap, dimulai dari kategori perjalanan esensial
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang